Siap bermain?

Main Sudoku!

Simple Colouring

LanjutanKlasik + KillerLangkah 20 dari 384 menit baca

Simple Colouring mengambil satu angka, merantai setiap tempat angka itu terhimpit di dua sel, dan mewarnai rantai itu dengan dua warna bergantian. Satu warna benar dan yang lain salah. Kamu tidak pernah tahu mana yang mana, dan tidak perlu tahu. Bahasa Inggris AS mengeja teknik ini "Simple Coloring", dan itu metode yang sama.

Seperti Apa Polanya

Pasangan konjugat adalah sebuah unit (satu baris, kolom, atau kotak) tempat sebuah angka punya tepat dua sel kandidat tersisa. Salah satu dari keduanya harus memuat angka itu, jadi pasangan ini bekerja seperti sakelar: matikan satu dan yang lain menyala.

Pasangan konjugat sering berbagi sel. Ketika itu terjadi, keduanya membentuk rantai. Warnai sel pertama A, warnai pasangannya B, lalu terus bergantian di setiap tautan. Setiap sel A kini membawa nilai kebenaran yang sama, dan setiap sel B membawa kebalikannya.

Kapan Mencarinya

  • Catatan kandidat sudah lengkap dan single, pasangan, dan X-Wing sudah habis.
  • Sebuah angka sudah ditempatkan di lima atau enam kotak, jadi kandidat sisanya jarang.
  • Dua pasangan konjugat pada angka yang sama berbagi sebuah sel. Itu rantai tiga sel, dan tiga sudah cukup.

Cara Menerapkannya, Langkah demi Langkah

  1. Pilih satu angka dan tandai setiap unit yang punya tepat dua kandidatnya.
  2. Mulai dari sel mana pun dari salah satu pasangan dan beri warna A.
  3. Beri pasangannya warna B, lalu ikuti setiap pasangan lain yang melewati sel-sel itu, bergantian selagi berjalan.
  4. Berhenti ketika rantai tidak bertambah lagi. Kandidat angka itu yang tidak pernah bergabung tetap tanpa warna.
  5. Uji pewarnaan yang sudah jadi dengan dua aturan di bawah.
AturanYang kamu lihatYang kamu dapatkan
Bentrok warnaDua sel berwarna sama dalam satu unitWarna itu salah, jadi warna lainnya adalah jawaban di setiap sel yang dicakupnya
Jebakan warnaKandidat tanpa warna yang melihat satu sel tiap warnaKandidat itu mustahil dan dihapus

Aturan bentrok adalah yang lebih kuat dari keduanya karena langsung menempatkan angka. Jika dua sel satu warna berbagi baris, kolom, atau kotak, warna itu tidak mungkin benar, karena sebuah unit hanya memuat satu salinan angka. Setiap sel warna itu kehilangan angka dan setiap sel warna lainnya mengambilnya. Papan di bawah menunjukkan bentuk jebakan, karena jauh lebih sering muncul.

Contoh Kasus

Hanya angka 1 yang penting di sini. Kotak 6, baris F, dan kolom 2 masing-masing menyisakan tepat dua tempat untuknya: D7 dan F8 di kotak 6, F8 dan F2 di baris F, F2 dan B2 di kolom 2. Ketiga pasangan konjugat itu berbagi sel, jadi membentuk satu rantai empat sel.

Warnai D7 dengan A. Pasangannya di kotak 6, F8, mendapat B, F2 di seberang baris F mendapat A lagi, dan B2 di bawah kolom 2 mendapat B. Warna A adalah D7 dan F2, warna B adalah F8 dan B2. Tepat satu warna yang benar, jadi satu warna memuat semua angka 1 dari rantai dan yang lain tidak memuat satu pun.

Rantai ini tidak menyentuh H7 secara langsung, jadi contoh ini mengikuti satu implikasi lagi darinya. Jika warna B benar, B2 adalah 1, jadi B9 di baris B bukan 1, dan kolom 9 lalu menaruh angka 1-nya di H9. Warna B karenanya membuat H9 menjadi 1, dan warna A membuat D7 menjadi 1. Bagaimanapun, D7 atau H9 adalah 1.

  1. Teknik yang lebih mudah sudah habis. Perhatikan 1 di kotak 6, baris F, dan kolom 2.

  2. Kotak 6, baris F, dan kolom 2 masing-masing punya tepat dua tempat untuk 1: D7 dan F8, F8 dan F2, F2 dan B2.

    Di setiap pasangan tepat satu sel adalah 1. Ini tautan kuat.

  3. Beri D7 warna A. Pasangannya di kotak 6, F8, harus kebalikannya, jadi ia mendapat warna B.

  4. Di sepanjang baris F, F2 kebalikan F8 dan mendapat warna A. Di sepanjang kolom 2, B2 kebalikan F2 dan mendapat warna B.

    Satu warna memuat semua 1 dalam rantai, warna lainnya tidak memuat satu pun.

  5. Jika warna B benar, B2 adalah 1, jadi B9 di baris B bukan, dan kolom 9 menaruh 1-nya di H9.

    Jadi warna B membuat H9 menjadi 1, dan warna A membuat D7 menjadi 1.

  6. Warna mana pun yang benar, D7 atau H9 adalah 1. H7 melihat D7 melalui kolom 7 dan H9 melalui baris H.

  7. 1 dihapus dari H7 karena ia melihat D7 dan H9, dan salah satunya selalu 1.

Teknik yang lebih mudah sudah habis. Perhatikan 1 di kotak 6, baris F, dan kolom 2.

H7 melihat D7 lewat kolom 7 dan H9 lewat baris H, jadi angka 1 dihapus dari H7. Perhatikan lompatan terakhir: B2 ke B9 adalah tautan lemah (baris B punya angka 1 di B2, B3, dan B9), diikuti tautan kuat antara B9 dan H9 di kolom 9. Itu selangkah di luar jebakan warna murni, tempat sel tanpa warna sekadar melihat satu sel dari tiap warna.

Kesalahan Umum

  • Menautkan dua sel yang hanya berbagi unit. Tautan butuh pasangan konjugat dan tidak ada yang lebih lemah.
  • Melupakan tautan kotak. Kebanyakan rantai yang berguna menekuk melalui kotak, bukan hanya berjalan di baris dan kolom.
  • Menjebak sel yang melihat warna yang sama dua kali. Dua sel warna A tidak membuktikan apa-apa; kamu butuh satu dari tiap warna.
  • Menganggap bentrok sebagai akhir rantai. Bentrok mematikan satu warna dan mengonfirmasi yang lain, yang biasanya berarti beberapa penempatan sekaligus.
  • Memakai ulang warna di antara angka. Setiap angka punya pewarnaannya sendiri yang independen.

Di Mana Kamu Menemuinya

Simple Colouring adalah teknik perantaian satu angka yang pertama, dan mulai penting di Sudoku klasik sulit, tempat wing dan fish tidak lagi menuntaskan grid sendirian. Begitu rantaimu butuh tautan yang lebih lemah daripada pasangan konjugat, langkah berikutnya adalah Siklus X.